Universitas Pertamina Jadi Tuan Rumah sekaligus Peraih Prestasi Gemilang di PEKSIMIDA DKI Jakarta 2026

Tidak banyak kampus yang bisa menjalankan dua peran sekaligus dalam satu ajang kompetisi besar, yaitu sebagai penyelenggara sekaligus peraih penghargaan. Namun hal tersebut berhasil dibuktikan oleh Universitas Pertamina dalam gelaran Pekan Seni Mahasiswa Daerah (PEKSIMIDA) Provinsi DKI Jakarta 2026. Selain dipercaya menjadi tuan rumah untuk salah satu tangkai lomba, mahasiswa kampus tersebut juga sukses membawa pulang tujuh penghargaan dari berbagai cabang seni yang dipertandingkan.
PEKSIMIDA Provinsi DKI Jakarta 2026 diselenggarakan oleh Badan Pembina Seni Mahasiswa Indonesia (BPSMI) pada 16 hingga 24 Juli 2026, berlangsung di beberapa kampus yang tersebar di wilayah Jakarta. Sebagai ajang seni mahasiswa dua tahunan, kompetisi tersebut mempertemukan 345 mahasiswa dari 24 perguruan tinggi yang berkompetisi dalam 15 cabang lomba, dengan penilaian yang dilakukan oleh 45 dewan juri dari kalangan akademisi maupun profesional. Tahun ini, Universitas Pertamina mendapat kepercayaan untuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan Tangkai Lomba Penulisan Puisi, sebuah amanah yang menuntut kesiapan matang dari sisi teknis maupun logistik penyelenggaraan.
Peran ganda tersebut tentu bukan tanpa tantangan. Menjadi tuan rumah berarti harus memastikan seluruh rangkaian acara berjalan lancar, mulai dari persiapan tempat, koordinasi dengan BPSMI, hingga memastikan kenyamanan peserta dari berbagai kampus yang datang untuk berkompetisi. Di sisi lain, mahasiswa Universitas Pertamina juga harus tetap fokus mempersiapkan diri sebagai peserta di berbagai cabang lomba lainnya. Kombinasi peran tersebut justru berbuah manis, sebab di tengah kesibukan menjadi tuan rumah, mahasiswa kampus tersebut tetap mampu tampil maksimal dan meraih tujuh penghargaan sekaligus.
Adrian Putranto Sandoyo dari Program Studi Manajemen angkatan 2024 menjadi salah satu peraih penghargaan tertinggi dengan meraih Juara 1 pada cabang Penulisan Lakon. Di cabang seni vokal, Andika Adeputra Lada dari Program Studi Ilmu Komunikasi angkatan 2023 meraih Juara 2 Seriosa Putra, sementara Rifqi Muamar Pradhipta dari Program Studi Teknik Kimia angkatan 2023 meraih Juara 2 Keroncong Putra. Zelda Chrismay Anugrahnika, yang berasal dari program studi dan angkatan yang sama dengan Rifqi, turut menyumbangkan Juara Harapan 1 Keroncong Putri bagi kampusnya.
Dari cabang kepenulisan, Lumatul Mutawadingah dari Program Studi Ekonomi angkatan 2024 meraih Juara Harapan 2 Penulisan Cerpen, sedangkan Rahma Syaqina dari Program Studi Teknik Sipil angkatan 2022 meraih Juara Harapan 1 Penulisan Puisi. Capaian Rahma di cabang penulisan puisi terasa istimewa mengingat kampusnya sendiri yang menjadi tuan rumah penyelenggaraan tangkai lomba tersebut, sehingga secara tidak langsung menegaskan kesiapan Universitas Pertamina baik sebagai penyelenggara maupun sebagai kontestan yang kompetitif.
Kekompakan tim juga terlihat dari capaian Vocal Group yang meraih Juara Harapan 3. Tim tersebut terdiri dari Caca Nia Viora, Zailah Suzahri, Rifky Dwiansyah, Yohanes Michael Putra Betrin Loukassy, Inra Esa Syalom Lakapu, Aliyah Nova Azzahra Nasution, dan Yohanes Khilman Simanjuntak, yang berasal dari beragam program studi mulai dari Hubungan Internasional, Teknik Sipil, Teknik Perminyakan, hingga Teknik Kimia. Kolaborasi lintas disiplin tersebut menjadi salah satu kekuatan utama yang membawa mereka mampu bersaing hingga meraih penghargaan di tingkat provinsi.
Direktur Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Pertamina, Muhammad Husni Mubarak Lubis, menyampaikan rasa bangga atas pencapaian ganda yang berhasil diraih kampusnya, baik sebagai penyelenggara maupun peraih penghargaan. Menurutnya, kepercayaan menjadi tuan rumah sekaligus keberhasilan meraih tujuh penghargaan menjadi bukti nyata dari hasil pembinaan mahasiswa di bidang minat dan bakat yang telah dijalankan secara konsisten selama ini. Ia menekankan pentingnya ruang pengembangan nonakademik agar mahasiswa memiliki kesempatan mengasah kemampuan, berkompetisi secara sehat, sekaligus mengembangkan karakter melalui pengalaman yang tidak selalu bisa didapatkan di ruang kelas.
Ia turut menjelaskan bahwa kompetisi seperti PEKSIMIDA bukan sekadar ajang mengejar gelar juara, melainkan juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk melatih disiplin, membangun kepercayaan diri, mempertajam kemampuan berkolaborasi, dan menumbuhkan karakter yang kuat. Komitmen tersebut, menurutnya, akan terus dijaga dengan menghadirkan ruang pembinaan dan kompetisi serupa di masa mendatang, sehingga mahasiswa dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi yang lebih luas bagi masyarakat maupun bagi nama baik kampus.
Andika Adeputra Lada, salah satu peraih penghargaan di cabang seriosa, turut membagikan kesannya mengikuti ajang yang diselenggarakan sebagian di kampusnya sendiri tersebut. Baginya, suasana kompetisi terasa berbeda karena ia bisa merasakan langsung bagaimana persiapan besar yang dilakukan kampus dalam menyambut ratusan peserta dari berbagai perguruan tinggi. Pengalaman tersebut mendorongnya untuk terus mengevaluasi kemampuan dan menjaga konsistensi latihan, sebab ia meyakini bahwa proses, disiplin, dan konsistensi adalah kunci utama meraih prestasi, terlebih ketika berkompetisi di lingkungan yang familier baginya sendiri.
Peran ganda sebagai tuan rumah sekaligus peraih penghargaan tersebut menegaskan posisi Universitas Pertamina sebagai kampus yang tidak hanya unggul dalam hal fasilitas dan pengelolaan acara, tetapi juga dalam pembinaan talenta mahasiswanya. Kehadiran mahasiswa dari berbagai program studi yang turut berkontribusi meraih penghargaan menjadi bukti bahwa ekosistem pembinaan seni di kampus tersebut berjalan secara menyeluruh, tidak hanya terfokus pada satu kelompok mahasiswa tertentu saja.
Melalui semangat UPER Berdampak, kampus terus berkomitmen membangun ekosistem yang memberi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi, mengeksplorasi minat, dan mengasah kemampuan di berbagai bidang, termasuk seni dan kreativitas. Peran ganda yang berhasil dijalankan di PEKSIMIDA DKI Jakarta 2026 menjadi salah satu wujud nyata bahwa proses pendidikan di Universitas Pertamina tidak hanya berlangsung melalui pembelajaran akademik, tetapi juga melalui pengalaman menyelenggarakan, berkompetisi, berkarya, dan berkolaborasi.
Capaian tersebut sejalan dengan semangat SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, khususnya dalam mendorong pendidikan yang mendukung pengembangan kompetensi, kreativitas, dan karakter mahasiswa secara holistik. Komitmen tersebut turut sejalan dengan Asta Cita ke-4, yang menekankan penguatan pembangunan sumber daya manusia, pendidikan, serta peran pemuda sebagai bagian penting dalam mewujudkan generasi Indonesia yang unggul dan berdaya saing.
Penasaran ingin merasakan langsung atmosfer kampus yang aktif menyelenggarakan sekaligus berprestasi di berbagai kompetisi? Jangan tunda lagi, langsung saja cek informasi lengkapnya melalui Pendaftaran Universitas Pertamina dan mulai perjalananmu bersama kampus yang siap mendukung setiap langkahmu.