Ketahui 12 Tips Membeli Rumah Impian bagi Pasangan Muda yang Baru Menikah

Tips Membeli Rumah Impian bagi Pasangan Muda yang Baru Menikah

Bagi pasangan muda, apalagi yang belum lama menikah. Memiliki rumah sendiri adalah impian utama. Terlebih lagi jika bisa mendapatkan rumah yang benar-benar sesuai dengan rumah idaman yang telah lama dibayangkan.

Ada banyak cara dalam mendapatkan rumah idaman Anda dapat menabung, atau mencicil dengan membeli tanah dan membangunnya secara perlahan.

Namun jika Anda perlu segera mendapatkan rumah karena alasan pekerjaan, atau harus segera keluar dari rumah orang tua, membeli rumah juga bukanlah suatu pilihan yang buruk. Asalkan tidak mengganggu stabilitas keuangan keluarga setelahnya.

Namun pada pelaksanaannya membeli rumah ternyata cukup menyulitkan. Bahkan tidak jarang banyak orang kecewa setelah membeli rumah.

Tips Membeli Rumah bagi Pasangan Muda

Agar hal tersebut tidak terjadi pada Anda dan pasangan, berikut adalah beberapa tips yang dapat Anda ikuti agar dapat membeli rumah impian dengan aman dan tanpa penyesalan.

1. Mencari Secara Online & Menggunakan Jasa Developer

Mencari perumahan atau rumah second pada masa sekarang bukanlah hal yang sulit. Anda cukup mencari secara online melalui situs properti, salah satunya adalah rumah.com.

Di website rumah.com ada banyak sekali rumah dan properti yang sedang dijual. Anda tinggal mencari dan memilih yang sesuai dengan kebutuhan serta budget Anda. Misalnya saja ada yang jual rumah murah depok 50 juta. Mungkin dari listing tersebut ada rumah yang masuk kriteria Anda.

Selain itu, jika Anda baru pertama kali membeli rumah, tidak ada salahnya jika Anda meggunakan jasa developer yang terpercaya. Karena selain lebih mudah, Anda juga akan sangat menghemat waktu, terutama bagi Anda pasangan yang sibuk bekerja.

Menggunakan jasa developer juga bukan tanpa risiko, karena tidak jarang pula terjadi penipuan berkedok developer. Anda bisa mencari developer dengan website dan kantor resmi, serta riwayat dan rekam jejak pekerjaannya diketahui dengan jelas.

2. Pilih Lokasi yang Dekat dengan Tempat Kerja

Bagi Anda pekerja kantora pilihlah lokasi rumah yang tidak terlalu jauh dengan kantor. Karena akan sangat menghemat uang transport. Jika Anda adalah pasangan yang bekerja, carilah lokasi yang berada di tengah-tengah. Agar memudahkan pengaturan waktu dikemudian hari.

3. Perhatikan Material & Kesehatan Rumah

Kebanyakan pemula tertipu dangan hal ini. Ada rumah yang dari luar tampak bagus karena polesan cat yang bagus. Namun ternyata material konstruksinya sangat buruk. Hal ini tentu saja akan menyulitkan Anda di kemudian hari. Jadi sebelum membeli pastikan kesehatan serta kekuatan material rumah.

Jika Anda menggunakan developer, akan jauh lebih mudah karena mereka lebih memahami masalah tersebut. Anda cukup memasukkan poin ini dalam kriteria rumah yang Anda cari.

4. Memastikan Fasilitas & Lingkungan Sekitar

Selain kondisi rumah, fasilitas dan lingkungan sekitar rumah juga wajib Anda pertimbangkan dengan baik. Pastikan akses jalan menuju rumah baik, lingkungan bersih dan nyaman. Terdapat pengelolaan pembuangan sampah dan selokan sekitar rumah tidak tergenang.

Selain itu, pastikan masalah keamanan lingkungan, terutama bila Anda dan pasangan akan sering pulang malam karena pekerjaan.

5. Hindarilah Rumah di Daerah Rawan Bencana

Tips membeli rumah yang selanjutnya, Anda harus menghindari daerah rawan banjir jika mencari rumah. Banyak rumah atau perumahan yang dijual dengan harga jauh lebih murah.

Namun pada kenyataannya lokasi tersebut adalah lokasi rawan bencana. Lebih baik Anda membayar sedikit lebih mahal namun kegiatan Anda tidak akan terganggu banjir.

6. Pastikan Legalitas Rumah & Dokumen Lengkap dan Tidak Terlibat Sengketa

Tips ke enam ini berguna bagi Anda yang mencari rumah second atau bekas. Karena beberapa alasan bisa saja Anda memutuskan untuk membeli rumah second. Jika demikian Anda harus memastikan mengenai legalitas rumah tersebut.

Pastikan rumah tersebut memiliki sertifikat hak milik yang jelas dan sertifikat tersebut Ada. Hindari pula rumah dalam sengketa atau pernah menjadi sengketa, agar Anda tidak terkena kesulitan di kemudian hari.

Anda bisa mencari info tersebut melalui pemilik, atau bertanya kepada tetangga di sekitar rumah.

7. Mempertimbangkan Harga yang Ditawarkan

Ketika developer atau pemilik memberi harga, sebaiknya Anda sudah memiliki bekal dengan mencari informasi kusaran harga, rumah serupa di daerah yang kurang lebih sama. Sehingga Anda dapat menilai apakah rumah tersebut dibanderol wajar atau terlalu mahal.

8. Sesuaikan dengan Budget & Kebutuhan

Setelah masalah rumah dan sekitarnya jelas. Anda harus memastikan harga rumah yang akan Anda beli sesuai dengan budget yang Anda miliki. Kalaupun Anda harus mencicil rumah tersebut. Pastikan cicilan bulanannya tidak akan mengganggu stabilitas keuangan Anda ke depannya.

9. Mendiskusikan Pilihan dengan Pasangan

Karena rumah tersebut akan Anda tinggali bersama keluarga, pastikan Anda berdiskusi dengan pasangan. Mulai dari pilihan rumah, lokasi sampai dengan harga.

Setelah pasangan setuju barulah Anda melakukan kesepakatan dengan developer atau pemilik rumah. Agar tidak terdapat hal yang mengganjal dikemudian hari.

10. Pastikan Sistem Pembayaran & Uang Muka yang Sesuai

Dalam pembelian rumah Anda bisa menggunakan sistem tunai ataupun kredit. Jadi Anda harus menjelaskan dengan baik kepada developer. Dalam sistem tunai sekalipun biasanya terdapat jangka waktu beberapa hari untuk pelunasan.

Diskusikan uang muka atau tanda jadi pembelian rumah dengan benar. Gunakan surat bermaterai agar lebih aman. Demikian pula jika Anda membeli secara kredit.

11. Menganggap Rumah Sebagai Investasi Jangka Panjang

Properti seperti rumah dan apartemen harganya akan naik setiap tahun, terlebih di kota besar. Jika Anda membeli rumah sama dengan Anda menginvestasikan uang Anda. Karena itulah sebaiknya Anda memilih rumah yang sekiranya memiliki potensi harga bagus di masa mendatang.

12. Menyisihkan Dana untuk Pengeluaran Tambahan

Jangan habiskan semua budget Anda untuk pembelian rumah. Karena ada biaya lain yang biasanya mngikuti seperti biaya balik nama dan juga biaya untuk perabotan. Sekalipun hanya perabotan utama seperti kamar tidur dan juga dapur. Pastikan Anda sudah menyisihkan uang tersebut di awal agar tidak kesulitan di kemudian hari.