6 Tips Mengenalkan Baca, Tulis & Hitung pada Anak Usia 3 Tahun

Tips Mengenalkan Baca, Tulis & Hitung pada Anak Usia 3 Tahun

Beberapa tahun belakangan, banyak orang tua mengalami kebingungan karena banyaknya info yang beredar mengenai tidak bolehnya anak usia dini belajar membaca, menulis dan berhitung (calistung). Di sisi lain, dunia pendidikan menginginkan anak sudah menguasai calistung dasar. Hal ini menimbulkan dilema tersendiri, terutama bagi ibu-ibu muda.

Sebenarnya pengenalan calistung pada anak 3 tahun sudah mulai bisa dilakukan. Hal ini bergantung pada kesiapan masing-masing anak. Sejatinya, yang harus disesuaikan adalah cara dan metode pengenalannya.

Tiap anak, memiliki kelebihan dan juga kekurangan masing-masing, termasuk waktu kesiapan untuk mulai mengenal calistung. Berdasarkan penelitian inilah beberapa indikator yang akan muncul, ketika anak siap untuk mulai belajar baca tulis dan hitung:

  • Anak sudah mengenal perintah
  • Anak dapat mengingat bagian dari sebuah cerita
  • Anak dapat berfantasi dan bermain peran
  • Anak mampu menyebutkan beberapa jenis warna dengan benar.
  • Anak mulai mengenal beberapa angka dan memahami konsep penghitungan.
  • Anak mulai mengenal konsep waktu, seperti pagi, siang, dan malam

Mengenalkan Calistung pada Anak Usia 3 Tahun

Pada umumnya indikator di atas mulai muncul ketika anak berusia 3 tahun. Beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mengajari anak baca, tulis dan hitung pada usia 3 tahun, Antara lain:

1. Membacakan Buku

Cara paling mudah mengenalkan huruf adalah dengan membacakan buku atau cerita. Anak usia 3 tahun, sulit fokus dalam jangka waktu yang lama. Bacakanlah buku cerita pendek, dengan banyak gambar di dalamnya. Ajaklah anak melihat gambar, bacaan cerita, sambil sesekali ajaklah menghitung obyek dalam buku agar Anda dapat mengajarkan calistung sekaligus.

Selain mengenalkan calistung membacakan buku juga dapat melatih anak berkomunikasi, dan juga mengeratkan bonding dengan orang tua. Anda bisa sekali-kali menanyakan mengenai tokoh cerita kepada anak. Atau beberapa anak yang kritis akan buru-buru menanyakan bagaimana cerita selanjutnya.

2. Menggunakan Flashcard

Kartu bergambar atau flashcard merupakan cara paling baik untuk mengenalkan huruf dan angka. Anda dapat mencetak sendiri atau membeli kartu bergambar huruf dan juga angka. Caranya adalah dengan menunjukkan setiap kartu pada anak selama 1-2 detik, lalu berpindah pada kartu yang lain. Lakukan setiap hari agar anak dapat menghafal bentuk huruf dan angka.

3. Minta Anak Menyebutkan Huruf & Angka secara Acak

Langkah berikutnya adalah ketika anak mulai dapat menghafal huruf dan angka dari flashcard. Cobalah mengacak huruf dan menanyakannya pada anak. Jika anak sudah mulai bisa, Anda dapat menyusun flash card membentuk namanya, atau nama ayah dan ibu atau nama benda. kemudian, acak kembali huruf-huruf itu dan minta ia menyusun kembali menjadi namanya.

4. Biasakan Anak untuk Menggambar, Menggunting & Menempel

Kegiatan menggunting, menggambar, dan menempel akan melatih motorik halus anak dan memudahkan anak saat belajar menulis. Dengan terbiasa menggerakkan jari kekuatan otot tangan dan jari-jari anak jadi terlatih. Setelah terbiasa dengan 3 kegiatan tersebut, Anda dapat melanjutkannya dengan belajar membuat garis lurus, lengkung dan dan menyambung garis putus-putus. Setelah lancar barulah anak diajar untuk menulis sendiri

5. Mengenalkan Fungsi Angka melalui Permainan & Aktivitas Sehari-hari

Setelah anak menghafal angka melalui flashcard, Anda dapat mulai mengacak angka, jika anak sudah mulai bisa Anda dapat mengajari anak menghitung benda-benda di sekitarnya atau membaca nomor-nomor yang ada di rumah. Permainan ular tangga akan membantu anak semakin lancar berhitung.

6. Mempelajari Angka untuk Berhitung & Mengetahui Perbedaan Jumlah

Pelajaran berhitung paling mudah adalah dengan menghitung jari tangan. Sedangkan untuk mengetahui fungsi angka anda dapat menggunakan permainan memindahkan benda-benda ke wadah sambil dihitung. Cara ini juga dapat mengajarkan anak penambahan dan pengurangan dasar. Untuk anak usia 3 tahun, kenalkan angka dan perhitungan 1 -10 terlebih dahulu.

Buatlah pembelajaran calistung dengan suasana bermain, agar anak rileks dan mudah menerima. Pembelajaran yang tidak diperbolehkan adalah pembelajaran yang tidak sesuai dengan usia anak.